Tampilkan postingan dengan label Reflexi Presentasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reflexi Presentasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Januari 2012

POPULASI

Refleksi Hasil Pembelajaran yang di sampaikan oleh kelompok 6
Pemateri yaitu : Yessi, Risma, Nur Hasanah

Pendahuluan :

Populasi merupakan kumpulan individu sejenis yang hidup pada suatu daerah dan waktu tertentu. Misalnya populasi pohon pinus, populasi komodo, dll. Pada seluruh permukaan bumi itu sangat banyak tumbuhan dan tanaman sehingga dalam kelompok populasi ini lebih mudah mempelajari suatu tumbuhan atau tanaman, bagaimana adaptasinya, cara pertumbuhannya, pola persebarannya dan lain –lain.

Dalam penyampaiannya, kelompok ini telah menyampeikan ( presentasi ) dengan baik. Pemateri sudah dapat memahami konsep yang akan disampaikannya pada audiens. Sehingga dalam pembelajaran tersebut tidak terkesan mati dalam diskusi. Awal mula pembelajaran ini dimulai dengan pembukaan dari moderator yang kemudian dikembalikan kepada sang pemateri, yang mana pemateri awal yaitu saudari nur hasanah yang bertepatan menjelaskan tentang kerapatan, mortalitas, natalis , distribusi dan bentuk tumbuhan populasi. Dalam penjelasannya, telah dibahas tentang bentuk pohon untuk menyesuaikan atau adaptasi terhadap pertumbuhannya..Setelah menjelaskan tentang itu semua kemudian digantikan oleh pemateri kedua yaitu saudari risma yang dari sinilah banak muncul pertanyaan dari teman - teman, kenapa?? karena dalam pembahasannya pemateri kurang dapat menjelaskan dengan mendetail yang membuat audiens bingun. sesi ketiga yaitu disampaikan oleh saudari yessi yang menitik beratkan pejelasannya tentang Penyebaran Jenis endemik dan kosmopolit
yang menjelaskan
Faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran populasi ialah factor biotic dan factor abiotik. Faktor Abiotik terdiri dari iklim, relief, dan kondisi tanah. Sedangkan factor biotic terdiri dari tumbuhan, manusia dan hewan. Dari masing masing factor yang paling dominan pengaruhnya adalah iklim dan manusia. Apabila iklim pada suatu tempat tidak mendukung maka populasi akan tidak berkembang dan bisa saja tetap atau malah berkurang, sedangkan manusia pengaruhnya sangat besar terhadap populasi. Manusia dapat berperan dalam menambah atau malah mengurangi populasi suatu tumbuhan atau tanaman. Kondisi iklim berpengaruh langsung terhadap keadaan suhu dan angin, serta penyinaran matahari. Sehingga, iklim sangat mempengaruhi keadaan populasi itu. Bila iklim nya konsisten atau berkala perubahannya hal itu tidak akan bermasalah, namun apabila iklim berubah secara cepat bahkan tidak terduga, akan sangat merugikan tanaman. Bisa mengurangi jumlah populasi karena mati jika tidak bisa mempertahankan diri. Endemik adalah suatu organisme yang hanya dapat ditemukan di sutu tempat saja tidak ditemukan di tempat lain. Misalnya tanaman pisang, bunga Raflesia Arnoldi, Komodo, dan lain-lain. Sedangkan fertilisasi adalah tingkat kinerja perkembangbiakan dalam menghasilkan individu baru. Endemik biasanya berhubungan dengan suatu populasi khas dari suatu organisme tertentu dari daerah tertentu. Perlu diadakan suatu model konservasi atau pelestarian untuk menjaga produk endemik itu.
semoga bermanfaat bagi pembaca ^^

Minggu, 25 Desember 2011

REFLEKSI FAKTOR BIOTIK DAN ABIOTIK (FAKTOR EDAFIK (TANAH) DAN TOPOGRAFI)

Kelompok 5 
Presenter: Dani Resta Nur diyana, Ayu Puspita Lestari, Suhartatik
Dari hasil diskusi dan presentasi mengenai Tanah dan Topografi dapat diambil beberapa rangkuman serta informasi-informasi baru seputar Tanah dan Topografi.
 
Berjalanya Suatu Pemblajaran :
Perkuliahan ekologi tumbuhan dilaksanakan di gedung kulia bersama universitas muhammadiyah malang di gedung 519 at 03.00 pm. Tepat pada jam 03.00 pm perkuliahan dimulai dan langsug diadakan presentasi terhadap kelompok yang presentasi pada waktu itu, yaitu tentang faktor biotik dan abiotik tanah dan topografi.  Dalam presentasi ini pertama, pemateri memaparkan tentang bab yag di bahas kali ini dengan menggunakan pemaparan pada sistem mereka tersendiri. Setelah pemateri selesai memaparkan hasil presentasinya semua, kemudian moderator mengarahkan untuk sesi tanya jawab kepada ausiens. Disinilah banyak audiens yang bertanya kepada, salah satunya adalah bertanya tentang topografi yang di tanyakan oleh saudara yulius kepada audiens. dan masi banyak lagi pertanyaan yang di tanyakan oleh audiens kepada pemateri. Mungkin itu tadi adalah jalannya pembelajaran yang terjadi pada saat itu dan sekarang kita akan membahas tentang penyampean materi yang di paparkan oleh pemateri seperti berikut ini :  Tanah merupakan tempat hidup bagi organisme. Jenis tanah yang berbeda menyebabkan organisme yang hidup didalamnya juga berbeda. Tanah juga menyediakan unsur-unsur penting bagi pertumbuhan organisme, terutama tumbuhan. Tanah memiliki struktur yang berongga guna untuk pertumbuhan akar tumbuhan untuk bernafas dan tumbuh, tanah juga mempunyai fungsi penting untuk menyimpan air dan menekan erosi.
Tanah terdiri dari 3 komponen yaitu:
  • Komponen padatan yang terdiri atas mineral, anorganik, dan bahan organik
  • Komponen cair (liquid) terdiri atas air, ion yang terlarut, molekul, soil solution
  • Komponen gas tanah terdiri atas gas atmosfer diatas tanah tetapi berbeda proporsinya
Beberapa fungsi tanah bagi tanaman yaitu:
  1. Tempat tumbuh dan berkembangnya perakaran 
  2. Penyedia kebutuhan primer tanaman 
  3. Penyedia kebutuhan sekunder tanaman 
  4. Sebagai tempat hidup biota tanah 
  5. Melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit dan dampak negatif dari pestisida maupun limbah industri yang berbahaya yang terdapat disekitar tanaman.
  • Lalu, tanah yang bagaimanakah tanah yang baik untuk penanaman tanaman?
Tanah humus merupakan salah satu jenis tanah yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman. Tanah humus memiliki kandungan nutrisi serta zat-zat yang baik bagi tanaman, selain itu tanah humus merupakan tanah yang subur yang berasal dari lapukan tanaman serta mengandung O dan kaya akan mikroba dan organisme yang akan membantu pertumbuhan tanaman. Selain itu ada pula jenis tanah vulkanik, tanah vulkanik atau tanah yang berasal dari lahar gunung merapi yang sudah mendingin, tanah vulkanik juga sangat baik untuk pertumbuhan tanaman karena dalam tanah vulkanik terdapat pula berbagai kandungan materi-materi organik dari gunung merapi. Namun, pada dasarnya setiap tumbuhan memilki kecocokan masing-masing pada tanah. Artinya mereka memiliki kriteria masing-masing dalam pertumbuhannya berdasarkan jenis tanahnya. Misalnya pada tumbuhan kaktus yang bisa hidup di pasir, atau teratai yang hidup di air, jadi bukan hanya tanah yang penuh humus , karena tiap tanaman memiliki kebutuhan nutrisi dan unsur hara yang berbeda-beda.
  • Lalu, apakah kandungan unsur hara dalam tanah bisa berkurang?
Tentu saja, kandungan unsur  hara dalam tanah mampu berkurang seiring dengan berbagai kegiatan organisme biotik. Faktor-faktor yang mempengaruhi berkurangnya unsur hara dalam tanah ini meliputi:
Pemakaian tanah yang terus menerus, artinya, tanah yang digunakan untuk ditanami tumbuhan secara terus menerus tanpa adanya penenangan kembali (jangka waktu tanah untuk mengembalikan kandungan unsur haranya tanpa ditanami tumbuhan) lama kelamaan akan berkurang kandungan haranya.
Pestisida yang mengandung banyak residu juga mampu mengurangi kadar hara tanah atau bahkan dapat merusak kondisi tanah
Air (hujan), air hujan juga dapat mengurangi kandungan hara dalam tanah, karena air akan membawa partikel-partikel unsur hara dalam tanah bersama aliran air, misalnya air hujan. Sehingga dalam waktu lama unsur hara tanah akan berkurang.


Rabu, 07 Desember 2011

faktor abiotik dan Lingkungan Biotik dan Abiotik


Refleksi Presentasi Ekologi tumbuhan
Kelompok       : 3 ( Tiga )
Judul               : Faktor Abiotik Pengaruh Cahaya dan Suhu
Pemateri          : Chiko, Fatih, dan Hanum
Moderator       : Siti

            Pada hasil presentasi tentang factor abiotik pengaruh cahaya dan suhu ini mereka menjelaskan tentang pengertian dari cahaya itu sendiri yang dapat saya tangkap arti dari cahaya adalah Faktor lingkungan yang sangat penting dalam ekosistem dan banyak manfaat bagi makhluk hidup lainnya sebagai proses fotosintesis. Dalam fotosintesis ini cahaya sendiri berperan sebagai energy yang bila tanpa adanya cahaya proses ini tidak dapat berlangsung dengan baik. Adapun kelompok ini juga memaparkan tentang aspek penting yang ada dalam factor itu sendiri, antara lain :
1.      Kualitas cahaya atau komposisi gelombang
Jadi dalam poin ini dijelaskan tentang kualitas cahaya itu juga sangat bermacam macam, Kualitas cahaya sangat mempengaruhi terhadap berlangsungnya fotosintesis yang menghasilkan senyawa seperti ini  : 6CO2 + 6H2O + Cahaya yang menghasilkan C6H1206 + 6O2 + Energi. Hasil senyawa ini dalam fotosintesis dapat di hasilkan apabila intensitas cahaya sangat mendukung untuk berlangsungnya fotosintesis.
2.      Intensitas Cahaya, maksud dari intensitas cahaya disini yaitu apabila cahaya yang digunakan dalam fotosintesis berlebihan maka fotosintesis itu pun tidak akan berjalan dengan baik sehingga hasil yang di peroleh juga tidak baik, tetepai juga sebaliknya, apabila intensitas cahaya itu redup maka proses foto sintesis itupun juga tidak optimal. Sebaiknya intensitas cahaya dalam foto sintesis juga seimbang agar baik bagi proses fotosintesisnya tumbuhan.

ü      Peranan cahaya dalam pertumbuhan :

1.      Fotoperiodisme
Lama penyinaran relative antara siang dan malam dalam 24 jam akan mempengaruhi fisiologis dari tumbuhan. Fotoperiodisme adalah respon dari suatu organisme terhadap lamanya penyinaran sinar matahari. Contoh dari fotoperiodisme adalah perbungaan, jatuhnya daun, dan dormansi.
2.      Fotoenergetic
adalah pertumbuhan yang dipengaruhi oleh banyaknya energy yang diserap dari sinar matahari oleh bagian tanaman. Intensitas cahaya yang tinggi di daerah tropis tidak seluruhnya dapat digunakan oleh tanaman. Energi cahaya matahari yang digunakan oleh tanaman dalam proses fotosintesis berkisar antar 0,5 – 2,0 % dari jumlah total energi yang tersedia. Sehingga hasil fotosintesis berkurang apabila intensitas cahaya kurang dari batas optimum yang dibutuhkan oleh tanaman,  Setiap daun pada tumbuhan harus memproduksi energy yang cukup besar sehingga dapat dimanfaatkan setelah dikurangi energy untuk respirasi. Jika tumbuhan kekurangan cahaya dalam waktu panjang, maka lambat laun akan mati. Proporsi cahaya yang dibutuhkan untuk menyeimbangkan hasil fotosintesis dan kebutuhan respirasi disebut titik kompensasi cahaya.
Itulah sedikit hasil rangkuman dari pemateri pada kelompok ini, adapun dalam sesi selanjutnya yaitu sesi Tanya jawab yang akan saya uraikan dibawah ini.
1.      Ada yang menanyakan tentang kenapa sih pada tanaman itu contohnya saja pada bunga matahari itu mengarah kea rah datangnya cahaya sehingga batangnya condong kea rah datingnya sinar matahari. Hal ini di pengaruhi oleh zat apa dan jelaskan prosesnya ?
Mungkin dapat saya jawab pertanyaan ini entah siapa kemarin yang bertanya soalnya sudah lupa, pertanyaan ini kemarin di jawab oleh saudari leli yang dimana dya menjawab factor yang mempengaruhi hal tersebut adalah karena dipengaruhi hormone yang ada di tumbuhan yaitu hormone auksin, yang mana condongnya batang tersebut dapat erjadi karena seperti kita tau bahwa hormone auksin itu kan dapat terhambat pertumbbuhannya apabila terkena cahaya yang intensitasnya berlebian, apabila batang itu condong ke arah kanan maka hal itu disebabkan karena arah datangnya sinar matahri itu dari arah yang langsung mengenai condongnya batang tersebut sehigga auksin ang berada dalam batang yang dibaliknya dapat terus melanjutkan tugasnya hormone auksin tersebut sehingga bagian pada batang yang tidak terkena cahaya hormone auksinnya tetap dan tidak terhambat pertumbuhannya. Nah itu tadi jawaban yang telah terlontar dari sodari leli yang menyebutkan bahwa auksin dapat rusak karena akibat adanya cahaya yang berlebihan.
2.      Ada juga yang menanyakan tentang subur manakah sih antara tanah yag warnyanya hitam dan warnanya yang tidak hitam ???
Ada di anta pemateri yang mengungkapkan jawabanya yaitu bahewa tanah yang warnanya hitamlah yang lebih subur dari pada tanah yang warnanya pudar tersebut, alasannya kenapa?? Mereka menjawab karea factor utamanya kenapa tanah tersebut warnanya hitam karena dimana di dalam tanah tersebut terkandung unsure hara yang sangat banyak sehingga memungkinnkan tanaman yang tumbuh dalam tanah tersebut sangat isa tumbuh dengan subur karena factor adanya unsure hara tersebut.
Refleksi Presentasi Ekologi tumbuhan
Kelompok       : 4 ( Empat )
Judul               : Lingkungan Biotik dan Abiotik
Pemateri          : Yulius, Intan, dan Siti
Moderator       : Resta

            Mungkin pertama yang ingin saya sampaikan pada presentasi kali ini adalah menggaris bawahi dari cara penyampean pemateri yang pertama, pada penjelasannya dalam menjelaskan kepada audiennya saya rasa kurang komunikatif karena apa dalam proses penyampaiannya pemateri kebanyakan asik dengan cara membacanya yang seakan akan audiennya tidak di perhatikan… maaf ya bagi pemateri bukan maksud untuk menyinggung kok tapi Cuma lagi pengen berkomentar..hehe.
            Saya dapat merangkum hasil dari pembahasan yang disampaikan oleh pemateri yaitu tentang lapisan lapisan yang ada dalam dalam bumi ini yaitu yang pertama Troposfer, Statosfer, Mesofer, Termosfer, Ionosfer, dan ionosfer. Juga membahas tentang efek kaca, sangat seru sekali dalam pembahasan efek rumah kaca ini, kenapa? Karena ada salah satu dari audien yang mencoba bertanya tentang bagaimana sih menurut pendapat anda untung mengatasi efek rumah kaca ini sering kita tau kan bahwa efek rumah kaca ini sangat banyak di dunia ini, yang dapat merusak lapisan ozon sehigga dampak negative dari efek rumah kaca ini bias terminimalisis, banyak di kota – kota rumah kaca yang dibuat di kota besar juga banyak rumah kaca yang diterapkan disini, terus audien menanyakan pertanyaan ini ke pemateri. Mungkin tanpa disadari ya dan mungkin juga karena adanya konsep yang salah audien yang bertanya ini setelah di jawab pemateri dari soalnya tadi ternyata audien yang bertanya tadi tetep ngotot..ternyata audiens yang bertanya ini kurang begitu paham tentang apa sih rumah kaca tersebut itu?? Diya beranggapan bahwa rumah kaca adalah bangunan yang semuanya terbuat dari kaca…hehe. Setelah banyak perdebatan yang di lontarkan tentang cara mengurangi danmeminimalisir efek rumah kaca tersebut dia tahu bahwa yang dimaksud dalam rumah kaca tersebut bukan berarti  rumah yang terbuatdari kaca.
            Ada juga yang bertanya tentang hujan asam, kenapa sih hujan asam akhir – akhir ini sering terjadi..??apa sebabnya?? Terus dari pemateri menjawab bahwa hujan asam dapat terjadi apabila banyak senyawa SO3 yang terkontaminasi di atsmosfer semua itu disebabkan karena semakin banyaknya pabrik – pabrik yang ada di daerah industry yang mana cerobong pembuangannya pada pabrik tersebut terendap di dalam atsmosfer. Hal ini dapat menyebabkan hujan asam yang menyebabka mikroorganisme mati dan sangat berakibat negative dalam lingkungan yang telah terkena hujan asam tersebut selain dapat merusak tanaman – tanaman juga dapat memunuh makhluk hidup di bumi ini, bahkan mikroorganisme yang tidak tahan terhadap sifat asam maka  akan mati dan akibatnya sampah – sampah tidak dapat terurai akibatnya sangat merusak lingkungan di bumi kali ini. Sehingga setelah adanya huja asam ini sebaikna harus adanya rebosasi yang dilakuka akibatnya agar lingkungan di bumi ini tidak rusak karena adanya hujan asam dan cara memperbaikinya ini tidak sekejap mata tapi harus adanya ketelitian dan dalam jangkau waktu yang sangat panjang sehingga dapat kembali lagi lingkungan tersebut subur dan tidak rusak lagi.

Jumat, 25 November 2011

Ranguman Hasil Presentasi Tentang TUMBUHAN DALAM LINGKUNGAN sesi Kedua

Download disini



Rangkuman Hasil Presentasi Dari Kelompok 2
Menjelaskan Tentang Tumbuhan Dalam Lingkungan
Presenter yaitu : Hasan Ibrahim dan Danang P.T.U

Lingkungan itu sendiri di jelaskan bahwa tempat dimana makhluk hidup tumbuh dalam suatu tempat dan menyesuaikan terhadap lingkungannya. Dalam Lingkungan ini terbagi menjadi dua yaitu :
1.      Lingungan Makro yang dimana pengertiannya yaitu dalam peranannya berpengaruh secara regional. Pada lingkungan makro ini tidak dibatasi sifatnya tidak seperti dalam lingkungan mikro.
2.      Lingungan Mikro dapat diartikan Lingkungan yang paling dekat dengan tumbuhan yang memilik factor hormone yang memicu tumbuh keatas sebab di pengaruhi hormone giberelin.
Faktor-faktor pembatas
Dalam factor – factor pembatas ini terbagi menjadi 6, yang antara lain yaitu :
1.       Temperatur, Penyinaran
2.       Air
3.       Kelembaban
4.       Garam-garam
5.       Tanah dan api
6.       Arus dan tekanan.

Dalam lingkungan dapat dibedakan menjadi dua:
  1.  Lingkungan Biotik   : Lingkungan yang komponennya terdiri dari makhluk hidup
2.        Lingkungan abiotik   : Lingkungan yang komponennya terdiri dari benda mati misalnya, air, angin, dan api.
Tumbuhan memiliki strategi untuk menghadapi stress. Yakni stress biotik dan stress abiotik :
1.      Strategi stress biotic contohnya adanya tumbuhan yang dimakan oleh adanya hewan herbivore
2.      Strategi stess Abiotik contohnya suatu tumbuhan dikatakan sebagai produsen apabila mampu berfotosintesis.

Selain itu tumbuhan mampu melakukan adaptasi terhadap keadaan lingkungannya atau mampu menyesuaikan diri. Adaptasi dibagi menjadi 3, Yaitu:
  • Adaptasi Morfologi: adaptasi yang dilakukan oleh tumbuhan dengan menyesuaikan bentuk atau struktur tubuhnya terhadap lingkungan. Misalnya teratai yang memiliki akar khusus untuk mengapung di air.
  • Adaptasi Fisiologi: adaptasi yang dilakukan oleh tumbuhan dengan menyesuaikan fungsi dari susunan atau struktur tubunya. Misalnya kantung semar yang memiliki fungsi kantung sebagai alat pencernaan atau penangkap makanan (serangga) yang masuk dalam kantungnya.
  • Adaptasi tingkah laku: adaptasi yang dilakukan oleh tumbuhan dengan menyesuaikan rangsangan langsung yang mengenainya, kemudian tumbuhan itu melakukan suatu tingkah laku yang khusus. Misalnya tanaman putri malu yang mengatupkan daunnya saat disentuh.
Selain itu ada juga Ababtasi merupakan kemampuan berkembang suatu populasi sehingga saat ini merupakan hasil proses adaptasi yang panjang yang hamper sama pengertiannya dengan adabtasi.

Kesimpulan : Dari hasil presentasi pada kelompok ini di dapatkan kesimpulan bahwa dalam lingkungan ini ada beberapa macam – macam lingkungan, antara biotic dan abiotic dan adaptasi juga mempunyai beberapa macam yang mempunyai spesifikasi tersendiri dalam adaptasinya, contohnya adaptasi mofologi, adabtasi fisiologi dan adaptasi tingkah laku.

TV Streaming

tutorial blogger Indonesia

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | WordPress Themes Review